Dosen dan Mahasiswa S-1 Sastra Jerman UNESA Berpartisipasi dalam ICCSAL 2026
Dosen dan mahasiswa Program Studi S1 Sastra Jerman, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Universitas Negeri Surabaya (UNESA) turut berpartisipasi dalam The 7th International Conference on Cultural Studies and Applied Linguistics (ICCSAL 2026). Keikutsertaan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi sivitas akademika S1 Sastra Jerman dalam forum ilmiah internasional sekaligus upaya memperluas jejaring akademik di bidang bahasa, sastra, budaya, dan linguistik terapan.
ICCSAL 2026 mengangkat tema “Culturally Adaptive Futures: Linguistic Innovation, Creative Industries, and Sustainable Education in a Digital Global Era.” Tema tersebut relevan dengan perkembangan keilmuan Sastra Jerman yang tidak hanya berfokus pada kajian bahasa dan sastra, tetapi juga mencakup dinamika budaya, inovasi linguistik, industri kreatif, serta perkembangan pendidikan di era digital.
Memperluas Wawasan melalui Forum Internasional
Partisipasi dosen dan mahasiswa S1 Sastra Jerman dalam ICCSAL 2026 menjadi kesempatan untuk berbagi gagasan, hasil penelitian, dan perspektif keilmuan dengan akademisi serta peserta dari berbagai latar belakang.
Forum ilmiah internasional seperti ICCSAL memberikan ruang bagi sivitas akademika untuk mengembangkan kemampuan akademik, membangun jejaring, sekaligus memperoleh wawasan baru mengenai perkembangan penelitian bahasa, sastra, budaya, dan linguistik terapan.
Bagi mahasiswa, keterlibatan dalam konferensi internasional juga menjadi pengalaman berharga dalam membangun kepercayaan diri untuk berkomunikasi di lingkungan akademik internasional. Pengalaman tersebut dapat menjadi bekal dalam mengembangkan kompetensi penelitian dan mempersiapkan diri untuk melanjutkan studi maupun memasuki dunia profesional.
Mendorong Budaya Riset dan Publikasi
Keikutsertaan dalam ICCSAL 2026 juga memperkuat komitmen Program Studi S1 Sastra Jerman dalam membangun budaya riset dan publikasi akademik. Forum seperti ICCSAL memberikan kesempatan kepada sivitas akademika untuk mengembangkan hasil penelitian menjadi karya ilmiah yang dapat dibagikan kepada komunitas akademik yang lebih luas.
ICCSAL 2026 menyediakan peluang publikasi bagi artikel terpilih melalui prosiding konferensi terindeks Scopus dan Sinta 2, sehingga partisipasi dalam konferensi ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan visibilitas dan kualitas luaran akademik.
Bagi Prodi S1 Sastra Jerman, keterlibatan dalam forum publikasi internasional sejalan dengan upaya mengembangkan keilmuan bahasa, sastra, dan budaya Jerman yang berwawasan internasional serta memiliki daya saing akademik.
Bahasa, Budaya, dan Transformasi Digital
Tema ICCSAL 2026 juga membuka ruang diskusi mengenai hubungan antara bahasa, identitas, komunikasi global, literasi, dan pendidikan budaya. Salah satu fokus yang ditampilkan dalam konferensi adalah “Bahasa, Identitas, dan Komunikasi Global”, serta “Pembelajaran Bahasa, Literasi, dan Pendidikan Budaya.”
Perspektif tersebut memiliki relevansi kuat dengan bidang keilmuan Sastra Jerman, terutama dalam memahami bagaimana bahasa dan budaya terus mengalami perkembangan seiring dengan perubahan sosial dan kemajuan teknologi digital.
Melalui partisipasi dalam forum internasional, sivitas akademika S1 Sastra Jerman diharapkan semakin mampu mengembangkan penelitian yang responsif terhadap perkembangan zaman sekaligus tetap berpijak pada kajian bahasa, sastra, dan budaya.
Berkontribusi terhadap SDGs
Keikutsertaan dalam ICCSAL 2026 juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Quality Education melalui penguatan budaya akademik, peningkatan kompetensi penelitian, serta pengembangan pendidikan yang adaptif terhadap perubahan zaman.
Kegiatan ini juga memiliki keterkaitan dengan SDG 17: Partnerships for the Goals melalui penguatan jejaring dan kolaborasi akademik. Forum internasional menjadi ruang strategis untuk mempertemukan peneliti, dosen, mahasiswa, dan akademisi dari berbagai latar belakang dalam berbagi pengetahuan dan membangun potensi kerja sama.
Selain itu, penguatan kompetensi akademik dan kemampuan menghasilkan karya ilmiah yang berdaya saing internasional turut mendukung SDG 8: Decent Work and Economic Growth, terutama melalui pengembangan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi profesional dan mampu beradaptasi dengan tuntutan dunia global.
Langkah Menuju Internasionalisasi
Partisipasi dosen dan mahasiswa S1 Sastra Jerman dalam ICCSAL 2026 menjadi salah satu langkah nyata dalam memperkuat internasionalisasi Program Studi. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman akademik bagi peserta, tetapi juga memperluas ruang bagi Prodi untuk berkontribusi dalam perkembangan kajian bahasa, sastra, budaya, dan linguistik di tingkat internasional.
Melalui keterlibatan aktif dalam forum ilmiah, Program Studi S1 Sastra Jerman terus mendorong sivitas akademika untuk meneliti, menulis, berkolaborasi, dan berbagi gagasan dalam lingkungan akademik yang lebih luas.