Struktur Kelembagaan Jerman: Tiga Pilar Utama Pemerintahan Federal
Infografis “Struktur Kelembagaan” di atas menampilkan susunan pemerintahan Federal Republik Jerman yang dibangun atas tiga pilar utama: Eksekutif, Legislatif, dan Yudikatif. Setiap pilar memiliki peran yang berbeda namun saling melengkapi dalam menjalankan roda pemerintahan.
Eksekutif: Dipimpin oleh Bundeskanzler
Pada bagian teratas struktur terlihat lembaga Eksekutif, yang dijalankan oleh Bundeskanzler (Kanselir Federal). Kanselir berfungsi sebagai kepala pemerintahan yang memimpin kabinet dan mengarahkan kebijakan negara. Posisi ini menjadi pusat pengambilan keputusan dalam sistem parlementer Jerman.
Legislatif: Bundestag dan Bundesrat sebagai Pembentuk Undang-Undang
Pilar Legislatif terdiri dari beberapa lembaga utama:
-
Bundestag (DPR): Parlemen federal yang anggotanya dipilih langsung oleh rakyat. Bundestag memiliki kewenangan utama dalam proses legislasi dan pengawasan pemerintah.
-
Bundesrat: Dewan perwakilan dari 16 negara bagian (Länder) yang berperan dalam pembentukan undang-undang, terutama yang menyangkut kebijakan regional.
-
Bundesversammlung (Badan Permusyawaratan): Lembaga khusus yang bertugas memilih Presiden Federal.
Yudikatif: Menjaga Konstitusi melalui Mahkamah Konstitusi Federal
Pada bagian dasar struktur terdapat pilar Yudikatif, yang direpresentasikan oleh Bundesverfassungsgericht, atau Mahkamah Konstitusi Federal. Lembaga ini memiliki wewenang untuk meninjau undang-undang dan memastikan seluruh kebijakan negara sesuai dengan konstitusi (Grundgesetz).
Bundespräsident: Kepala Negara dengan Fungsi Representatif
Selain lembaga utama, struktur ini juga menampilkan Bundespräsident, Presiden Federal Jerman. Presiden memiliki fungsi simbolik sebagai kepala negara serta menjalankan tugas representatif dan seremonial, termasuk mengesahkan undang-undang dan mengangkat pejabat tinggi negara.