AI dalam Perkuliahan: Peluang dan Tantangan di Era Digital
Perkembangan Artificial Intelligence (AI) semakin terasa di dunia pendidikan, termasuk di perguruan tinggi. AI tidak hanya hadir dalam bentuk aplikasi penerjemah atau chatbot, tetapi juga sudah banyak digunakan untuk mendukung proses pembelajaran, penelitian, hingga manajemen kampus.
Di Program Studi Sastra Jerman, mahasiswa didorong untuk memahami bagaimana AI dapat dimanfaatkan secara positif, misalnya untuk:
-
Membantu memahami teks asing melalui terjemahan otomatis.
-
Mendukung pembelajaran bahasa dengan aplikasi berbasis AI.
-
Menjadi asisten penelitian dengan analisis data yang lebih cepat.
Namun, penggunaan AI juga menghadirkan tantangan, seperti menjaga keaslian karya akademik, menghindari plagiarisme, serta memastikan mahasiswa tetap mengasah keterampilan kritis dan kreatif secara mandiri.
Melalui pemahaman yang tepat, AI dapat menjadi mitra cerdas dalam perkuliahan, bukan sekadar alat instan. Dengan begitu, mahasiswa mampu menghadapi era digital dengan lebih siap, kritis, dan inovatif.