Rahasia Mahasiswa Sastra Jerman: Belajar Bahasa Jerman Lewat Musik dan Film
Belajar bahasa asing tidak selalu harus dengan buku tebal atau latihan tata bahasa yang kaku. Mahasiswa Program Studi Sastra Jerman UNESA punya cara kreatif untuk memperkaya kemampuan bahasa mereka, yaitu melalui musik dan film berbahasa Jerman.
Metode ini terbukti efektif karena menghadirkan suasana belajar yang lebih santai dan menyenangkan. Lagu-lagu populer dari penyanyi Jerman seperti Mark Forster, Nena, atau Rammstein, sering dipakai mahasiswa untuk melatih pendengaran (listening skill) sekaligus memperkaya kosakata sehari-hari. Sementara itu, film dan serial berbahasa Jerman seperti Dark, Good Bye Lenin!, atau Das Leben der Anderen menjadi media untuk memahami percakapan asli, ekspresi budaya, hingga intonasi yang alami.
Memadukan hiburan dengan pembelajaran adalah strategi cerdas. “Bahasa dan budaya selalu terkait. Dengan musik dan film, mahasiswa tidak hanya belajar kata, tetapi juga merasakan konteks sosial dan budaya Jerman secara langsung,” jelasnya.
Dengan pendekatan ini, mahasiswa diharapkan lebih termotivasi, percaya diri, dan memiliki pemahaman bahasa yang lebih natural.