APA ITU REINHEITSGEBOT? DAN APA KEGUNAANNYA
Minuman beralkohol sudah menjadi hal yang biasa di Jerman, seperti halnya tradisi yang sudah lama melekat di dalam darah orang Jerman. Dalam keadaan apapun dan musim apapun warga Jerman jangan lupa untuk mengonsumsi Bir (Bier). Tetapi di Jerman memiliki hukum sendiri dalam sebuah kemurnian bir.
Reinheitsgebot
atau Hukum Kemurnian Bir, adalah salah satu peraturan tertua yang mengatur pembuatan bir di dunia, yang sudah mulai di Jerman sejak tahun 1516. Hukum ini menetapkan bahwa bir hanya boleh dibuat menggunakan tiga bahan utama: air, malt (biasanya dari barley), dan hop.
Reinheitsgebot diterapkan pertama kali di Bavaria, Jerman, pada tanggal 23 April 1516. Duke Wilhelm IV dari Bavaria yang mengeluarkan hukum ini, untuk memastikan kualitas bir tetap terjaga dan juga melindungi konsumen dari bahan-bahan yang berbahaya. Selain menjaga kualitas bir, Reinheitsgebot ini juga bertujuan untuk mengatur harga bir dengan membatasi bahan-bahan yang digunakan. Dengan hanya mengizinkan air, malt, dan hop, hukum ini akan membantu menjaga biaya produksi tetap rendah dan mencegah penipuan.
Reinheitsgebot ini sudah menjadi simbol tradisi pembuatan bir di Jerman. Meskipun hukum ini awalnya hanya berlaku di Bavaria, namun pengaruhnya menyebar ke seluruh Jerman dan menjadi acuan bagi banyak produsen bir. meskipun banyak produsen bir mulai menambahkan bahan-bahan lain untuk meningkatkan rasa dan variasi, Reinheitsgebot tetap dihormati oleh banyak pabrik bir tradisional. Pada tahun 1987, pengadilan sudah mengakui resmi secara hukum ini.
Setiap tahun pada tanggal 23 April, masyarakat Jerman merayakan hari jadi Reinheitsgebot, menekankan pentingnya hukum ini dalam budaya minum bir di negara tersebut. Perayaan ini menunjukkan betapa adanya hubungan antara hukum ini dengan identitas nasional dan tradisi sosial Jerman.
Setiap daerah di Jerman memiliki tradisi dan gaya pembuatan birnya sendiri. Misalnya, Bavaria terkenal dengan Weissbier-nya, sementara Köln dikenal dengan Kölsch. Hukum ini memungkinkan variasi regional tetap terjaga meskipun ada batasan pada bahan yang digunakan.
Gerakan pembuatan bir kerajinan yang muncul pada tahun 1980-an juga dipengaruhi oleh Reinheitsgebot. Banyak pabrik bir kecil yang tetap berpegang pada hukum ini sebagai cara untuk menonjolkan kualitas produk mereka di pasar yang semakin kompetitif. Meskipun Reinheitsgebot membatasi penggunaan bahan tambahan, banyak pembuat bir mulai bereksperimen dengan variasi malt dan hop yang berbeda, serta teknik baru dalam pengolahan bahan baku. Misalnya saja, penggunaan bubuk lupulin memungkinkan pembuat bir untuk mendapatkan rasa dan aroma yang lebih kuat dari hop.
Ini dia beberapa merek terkenal yang memproduksi bir sesuai dengan Reinheitsgebot:
·
Paulaner : Dikenal dengan berbagai jenis lager dan Weissbier.
·
Spaten : Merek terkenal lainnya yang menghasilkan bir berkualitas tinggi.
·
Hacker-Pschorr : Memproduksi berbagai gaya bir tradisional Jerman.
Bavaria menjadi pusat produksi bir terkenal di Jerman karena beberapa faktor yang saling terkait, termasuk sejarah, tradisi, dan pengaruh budaya. Bavaria memiliki banyak pabrik bir yang telah berdiri selama berabad-abad, beberapa di antaranya didirikan sejak abad ke-13. Bisa di lihat dari kualitas bahan baku, bavaria memiliki kualitas yang bagus. Bavaria memiliki sumber air berkualitas tinggi yang sangat penting dalam proses pembuatan bir. Air yang bersih dan kaya mineral berkontribusi pada rasa dan kualitas bir yang dihasilkan.
Minum bir sudah menjadi budaya bagi masyarakat Jerman seperti di perayaan festival Oktoberfest. Yang diadakan setiap tahun di Munich, Bavaria . Festival ini menarik jutaan pengunjung dari seluruh dunia dan merayakan budaya bir Bavaria. Dari sini juga masyarakat Jerman dapat memperkenalkan jenis dan variasi bir kepada masyarakat lain. Itulah mengapa sampai saat ini Jerman membuat minuman bir itu menjadi budaya mereka. Karena Minuman-minuman ini tidak hanya mencerminkan selera orang Jerman tetapi juga tradisi sosial dan budaya mereka.